Setelah saya cari-cari ternyata Cloud Computing itu adalah adalah sebuah gaya pendekatan komputasi yang sangat terbuka dengan memanfaatkan layanan yang tersedia di Internet. Cloud Computing adalah sebuah gaya pendekatan komputasi yang sangat terbuka dengan memanfaatkan layanan yang tersedia di Internet. Pada komputasi Cloud pengguna tidak butuh pengetahuan dasar komputasi desktop, piranti lunak di desktop dan instalasinya. Yang dibutuhkan adalah tahu apa yang perlu dan bagaimana menemukan layanan yang menyediakannya di internet.
Pada komputasi Cloud pengguna tidak butuh pengetahuan dasar komputasi desktop, piranti lunak di desktop dan instalasinya. Yang dibutuhkan adalah tahu apa yang perlu dan bagaimana menemukan layanan yang menyediakannya di internet.
Pendekatan seperti ini dulu sudah pernah didengungkan oleh Marc Andreesen dengan Netscape. Padahal komputasi desktop sedang berjaya dengan Windows pada saat itu, hingga Netscape tenggelam. Tapi mimpi itu tidak menghilang sepenuhnya, Oracle dan Sun kemudian juga mengusung Network Computing.
Network Computing diasosiasikan dengan workstation yang mengambil sebagian besar sumberdayanya dari server, sehingga disebut thin-client dibandingkan dengan komputasi desktop (stand alone) yang disebut fat-client. Meski kemudian akhirnya tidak terlalu banyak dibicarakan lagi (komputasi desktop secara de facto lebih dominan), visi Netscape tersebut ternyata masih belum mati, karena baik thin-client maupun fat-client saat ini mengambil terhubung dengan jaringan dan fat-client diperlakukan seperti thin-client dengan mengambil sebagian besar sumberdayanya di komputer sentral.
Linux, Google dan Web 2.0
Era kejayaan Netscape memang era yang ditandai dengan revolusi Internet. Internet berkembang dahsyat. Komputasi desktop pun berkembang tak kalah cepat. Dari dominasi Windows sampai gerakan opensource: Linux dan kebangkitan OSX.
Era komputasi desktop masih ada hingga hari ini, tapi revolusi jaringan dan internet telah memperkuat komunitas opensource dan melahirkan Linux untuk berbagai kebutuhan. Perangkat keras komputasi desktop terus bergerak di arsitektur x86 ke server, dengan multi processor, multi inti processor sampai blade server.
Yang semula tak dibayangkan, menjadi kenyataan ketika dimulai dengan kesadaran betapa pentingnya mesin pencari. Google bukan yang pertama, tapi kekuatan metode pencariannya menyadarkan orang tentang hal tersebut. Google menjadi tempat tujuan utama ketika kita berselancar di Internet, terutama di World Wide Web. Google menjadi yang terbesar saat ini di Internet, mengalahkan mesin-mesin pendahulunya.
Era Internet di awal milenium ini adalah Google. Google memperkuat World Wide Web, hingga lahirnya layanan-layanan baru web masa kini selain dari email. Layanan-layanan yang populer tersebut dirangkum oleh Tim OReilly dengan sebutanWeb 2.0. Jadi Web 2.0 sebenarnya bukanlah web versi baru, tapi sebuah gejala baru dari apa yang terus bergerak di WWW. Web 2.0 melahirkan layanan-layanan yang saat ini sangat populer seperti jejaring sosial: friendster, facebook dll.
Layanan populer lainnya adalah blogging: twitter, wordpress, blogspot dll. Banyak tipe konten Web 2.0 sudah hadir lama, tapi saat ini didekonstruksi dengan presentasi baru, pendekatan baru (lebih terbuka, personal dan tagging yang luas). Yang jelas Internet menjadi lebih ramah, daya tarik utama saat ini adalah di informasi dan jejaring sosial, dibanding pada awal berkembangnya internet, dimana daya tarik besanya terutama berasal dari pornografi.
OhYa, kalo software yang digunakan untuk melakukan cloud itu setahu saya adalah Globus.Kalo mau download globus itu sndiri bisa dilakukan di www.globus.org....
Sukses Ya BwaT Tmand2….
Smoga Bermafaat
Minggu, 18 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar